![]() |
Seorang oknum pegawai Dinas Sosial Kabupaten Batu Bara setempat berinisial MY yang dinilai kerap memicu kegaduhan di tengah masyarakat. |
Batu Bara, Ucup News.com
Polemik penyaluran bantuan sosial kembali mencuat di Kabupaten Batu Bara, Pemerintahan Desa Kuala Indah menyatakan kekecewaan terhadap ulah seorang oknum pegawai Dinas Sosial setempat berinisial MY yang dinilai kerap memicu kegaduhan di tengah masyarakat.
Menurut Pemerintah Desa Kuala Indah, persoalan tersebut bukan kali pertama terjadi, insiden serupa disebut hampir selalu berulang setiap tahun, terutama saat penyaluran program bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Langsung Tunai (BLT), bantuan BNPB, sembako, dan bantuan lainnya.
Oknum MY yang diketahui berdomisili di Desa Kuala Indah karena bersuamikan warga setempat, disebut sering menyampaikan pernyataan kepada masyarakat dengan cara yang tidak edukatif, kondisi tersebut dinilai memicu emosi warga serta menimbulkan persepsi keliru terhadap pemerintahan desa.
Kepala Desa Kuala Indah, Mat Syah membenarkan adanya kejadian tersebut saat dikonfirmasi wartawan. Ia menegaskan bahwa sikap oknum pegawai tersebut telah berulang kali menimbulkan kericuhan.
“Bahkan salah satu jajaran kami, yakni Kaur Kesra Desa Kuala Indah, diduga kerap mendapatkan intimidasi mental dari oknum tersebut,” ujarnya, Senin (29/12/2025).
Ia menilai, seharusnya Dinas Sosial Kabupaten Batu Bara memberikan pembinaan yang lebih serius kepada jajarannya, khususnya dalam hal etika komunikasi publik, agar tidak memicu kegusaran di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, Pemerintah Desa Kuala Indah juga menyoroti adanya dugaan indikasi kerja sama antara oknum tersebut dengan suaminya yang dinilai berupaya mengadu domba masyarakat dan menjatuhkan pemerintahan desa.
“Jika kondisi ini dibiarkan berlarut-larut, kami khawatir stabilitas dan kondusivitas desa akan terganggu,” kata Kepala Desa.
Pemerintah desa menegaskan tidak memiliki kewenangan untuk menambah, mengurangi, maupun mengalihkan bantuan yang bersumber langsung dari pemerintah pusat.
Oleh karena itu, pihak desa berharap terjalin komunikasi yang baik antarinstansi agar penyaluran bantuan dapat berjalan tertib dan transparan.
Kepala Desa Kuala Indah juga menyatakan akan mengambil langkah lebih lanjut apabila tidak ada upaya penyelesaian dari pihak terkait.
“Jika Kepala Dinas Sosial maupun Kabid tidak mengambil langkah penyelesaian, saya akan menghadap Bupati Batu Bara agar persoalan serupa tidak terulang,” tegasnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batu Bara, Mulyadi, saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp hingga berita ini diterbitkan, tidak memberikan jawaban maupun klarifikasi terkait persoalan tersebut, sikap bungkam yang ditunjukkan menimbulkan tanda tanya publik, mengingat isu yang berkembang menyangkut pelayanan dan kepentingan masyarakat. (Red).













0 Komentar