![]() |
PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian Kawasan Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba melalui kolaborasi dengan Perum Jasa Tirta I (PJT I). |
Toba, Ucup News.com
PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian Kawasan Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba melalui kolaborasi dengan Perum Jasa Tirta I (PJT I).
Program konservasi ini menjangkau tujuh kabupaten/kota di Sumatera Utara sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan sumber daya air dan hutan di kawasan strategis nasional tersebut.
Kolaborasi Inalum–PJT I diwujudkan melalui pembangunan 10.000 lubang biopori, 500 unit sumur resapan, serta 15 sumur injeksi guna meningkatkan daya serap air tanah dan menjaga ketersediaan air di kawasan hulu Danau Toba. Program ini juga mencakup pembibitan massal, penanaman pohon, edukasi lingkungan, serta penguatan kapasitas masyarakat.
Kepala Divisi Konservasi dan Penghijauan Inalum, Sunarno A. Rakino, menegaskan bahwa pelestarian Danau Toba memerlukan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan.
“Danau Toba bukan hanya aset alam, tetapi sumber kehidupan dan warisan bagi generasi mendatang. Inalum berkomitmen menghadirkan aksi konservasi yang terukur, berkelanjutan, dan inklusif dengan melibatkan masyarakat serta mitra strategis,” kata Sunarno, Kamis (15/1/2026).
Di bidang edukasi, program Sekolah Peduli Lingkungan telah menjangkau 15 sekolah di sekitar Danau Toba. Untuk mendukung rehabilitasi lahan jangka panjang, Inalum membangun Kebun Bibit Rakyat serta Pembibitan Modern Paritohan dengan kapasitas ratusan ribu bibit per tahun.
Selain itu, perusahaan juga membentuk 18 kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) di sejumlah kabupaten sekitar Danau Toba guna memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan berbasis komunitas. Rehabilitasi lingkungan dilakukan melalui penanaman 1.050 pohon di lahan seluas lebih dari 1.400 hektare.
Program konservasi ini menjadi bagian dari strategi keberlanjutan Inalum dalam menjaga Danau Toba sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), sekaligus memperkuat ketahanan ekosistem dan kesejahteraan masyarakat di Sumatera Utara. (Suf).













0 Komentar