Header Ads Widget 728X90


Mengapa Harus Don Dasco?


Oleh: Firdaus

Pintu gerbang rumah besar itu selalu riuh, tetapi segalanya tunduk pada satu ketukan dirigen. Ketika obrolan di kedai kopi mulai beralih pada desas - desus tentang "geliat bayang - bayang sang mantan", sebuah pertanyaan besar mengemuka di meja - meja diskusi politik : mengapa banyak pihak mulai menyebut nama Sufmi Dasco Ahmad sebagai sosok yang layak menempati posisi strategis, bahkan sebagai Menteri Dalam Negeri?

Seorang kawan lama buru - buru menyodorkan telepon genggamnya. Ia meminta jejak digital sang tokoh diperiksa ulang. Berbagai tudingan memang pernah beredar di ruang maya. Namun sebagaimana lazimnya dinamika politik Indonesia, tidak semua tuduhan berakhir menjadi fakta hukum.

Dalam politik Jakarta, rumor bukan sekadar kabar burung. Ia sering kali menjadi bahasa isyarat dari pergeseran peta kekuasaan. Di balik hiruk - pikuk itu, ada satu fakta yang sulit dibantah: pengaruh Sufmi Dasco Ahmad di lingkaran kekuasaan nasional tidak bisa dianggap remeh.

Di tubuh Partai Gerindra, Dasco bukan sekadar Ketua Harian. Ia dikenal sebagai figur yang mampu menjaga ritme organisasi sekaligus menjembatani berbagai kepentingan politik. Banyak kalangan menilai dirinya sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh di belakang layar pemerintahan dan koalisi.

Bahkan dari berbagai analisis politik yang berkembang, nama Dasco kerap disebut sebagai salah satu figur sentral yang memiliki kapasitas menjaga stabilitas pemerintahan apabila terjadi dinamika politik besar di masa mendatang. Dengan kata lain, jika publik menilai seseorang layak berada pada posisi yang lebih tinggi dalam struktur kekuasaan nasional, maka posisi Menteri Dalam Negeri tentu bukan sesuatu yang terlalu jauh dari jangkauan kapasitas politiknya.

Kekuatan Dasco tidak lahir dari ruang kosong. Pengaruhnya dibangun melalui pengalaman panjang dan jejaring yang luas.

Pertama, aspek hukum. Pengalamannya di Komisi III DPR RI serta keterlibatannya dalam Mahkamah Kehormatan Dewan membuatnya memiliki pemahaman mendalam mengenai tata kelola hukum dan hubungan antarlembaga negara.

Kedua, struktur partai. Sebagai Ketua Harian Gerindra, Dasco berada pada posisi strategis yang menghubungkan keputusan pimpinan pusat dengan struktur partai hingga tingkat akar rumput.

Ketiga, jaringan aktivis. Ia dikenal memiliki hubungan yang cukup baik dengan berbagai kelompok aktivis, organisasi kemasyarakatan, dan elemen pergerakan yang selama ini menjadi bagian penting dalam dinamika demokrasi Indonesia.

Keempat, sektor korporasi. Kedekatannya dengan berbagai kalangan dunia usaha menjadikan Dasco memiliki kemampuan membaca kebutuhan pembangunan dari perspektif ekonomi dan investasi.

Kelima, posisi di DPR. Sebagai Wakil Ketua DPR RI, ia memiliki akses dan kemampuan membangun komunikasi politik lintas fraksi untuk memastikan berbagai agenda strategis pemerintahan dapat berjalan efektif.

Keenam, hubungan dengan media. Dalam dunia politik modern, kemampuan membangun komunikasi dengan media merupakan modal penting. Dasco dikenal memiliki hubungan yang relatif baik dengan berbagai kalangan pers dan pemangku kepentingan informasi publik.

Ketujuh, pengalaman bisnis. Latar belakangnya di dunia usaha memberikan pemahaman praktis mengenai manajemen organisasi, pengelolaan sumber daya, dan pembangunan jejaring strategis.

Kedelapan, kaderisasi politik. Dasco termasuk figur yang aktif mendorong lahirnya generasi muda dalam lingkungan Gerindra dan kelompok-kelompok strategis yang dipersiapkan untuk menghadapi tantangan Indonesia Emas 2045.

Kesembilan, aspek legalitas politik. Berbagai tudingan yang pernah beredar terhadap dirinya hingga kini tidak pernah berujung pada putusan hukum yang menyatakan dirinya bersalah. Dalam negara hukum, asas praduga tak bersalah tetap menjadi prinsip yang harus dihormati.

Pada akhirnya, politik tidak hanya berbicara tentang siapa yang paling sering tampil di depan kamera. Politik juga berbicara tentang siapa yang mampu menjaga mesin kekuasaan tetap bekerja, menghubungkan berbagai kepentingan, dan memastikan stabilitas pemerintahan berjalan dengan baik.

Di titik itulah nama Sufmi Dasco Ahmad menjadi menarik untuk dibicarakan. Bagi para pendukungnya, ia bukan sekadar politisi Senayan, melainkan salah satu arsitek yang selama ini turut mengorkestrasi banyak dinamika penting dalam perjalanan politik nasional.

(Penulis adalah Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia/SMSI).

Posting Komentar

0 Komentar