![]() |
| Ketua Gerakan Selamatkan Batu Bara (GSB), Mhd Rizki Akbar Ambiya, meminta Bupati Batu Bara dan DPRD kembali membuka serta memahami sejarah perjuangan pemekaran daerah. |
Batu Bara, Ucup News.com
Sejarah perjuangan lahirnya Kabupaten Batu Bara dinilai tidak boleh berhenti sebagai catatan masa lalu, Ketua Gerakan Selamatkan Batu Bara (GSB), Mhd Rizki Akbar Ambiya, meminta Bupati Batu Bara dan DPRD kembali membuka serta memahami sejarah perjuangan pemekaran daerah tersebut.
Menurut Rizki, sejarah pembentukan Kabupaten Batu Bara harus menjadi pijakan bagi para pemangku kebijakan dalam menentukan arah pembangunan dan mengelola kepentingan daerah.
“Jangan sampai kita hanya menikmati hasil dari pemekaran, tetapi melupakan sejarah perjuangan masyarakat yang telah melahirkan Kabupaten Batu Bara, sejarah harus menjadi pengingat bagi pemerintah dan DPRD dalam menjalankan amanah masyarakat,” tegas Rizki, Selasa (22/9/2026).
Ia menilai semangat perjuangan pemekaran tidak boleh kehilangan makna setelah Kabupaten Batu Bara berdiri, cita - cita tersebut, kata dia, harus tercermin dalam kebijakan pemerintah, termasuk dalam menjaga aset daerah, meningkatkan pelayanan publik, memperkuat pembangunan, serta memastikan potensi daerah memberikan manfaat bagi masyarakat.
Rizki juga meminta Bupati dan DPRD tidak memandang sejarah sekadar sebagai seremoni atau momentum peringatan tahunan, menurutnya, sejarah harus ditempatkan sebagai bagian dari pertimbangan dalam mengambil kebijakan strategis daerah.
“Bupati dan DPRD jangan pernah melupakan sejarah, Kabupaten Batu Bara lahir dari perjuangan masyarakat, maka sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga daerah ini, menjaga asetnya, dan memperjuangkan kepentingan masyarakat Batu Bara,” ujarnya.
Ketua GSB menegaskan, mengingat sejarah bukan berarti terjebak pada masa lalu, sebaliknya, sejarah harus menjadi cermin untuk melihat apakah arah pembangunan saat ini masih sejalan dengan cita - cita awal masyarakat ketika memperjuangkan terbentuknya Kabupaten Batu Bara.
“Mari kita selamatkan Batu Bara dengan memahami sejarahnya, menjaga asetnya, dan memperjuangkan kepentingan masyarakatnya,” pungkas Rizki. (Red).














0 Komentar