Header Ads Widget 728X90


PLTA Inalum Borong 8 Penghargaan ENSIA 2026

Inalum dalam Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026 di Bali. Empat di antaranya merupakan predikat Platinum, memperlihatkan berbagai inovasi perusahaan dalam pengelolaan lingkungan, efisiensi sumber daya, hingga pemberdayaan masyarakat.

Jakarta, UcupNews.com 

Delapan penghargaan sekaligus diraih PLTA PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum dalam Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026 di Bali. Empat di antaranya merupakan predikat Platinum, memperlihatkan berbagai inovasi perusahaan dalam pengelolaan lingkungan, efisiensi sumber daya, hingga pemberdayaan masyarakat.

Empat predikat Platinum tersebut diraih pada kategori Penurunan Emisi; Efisiensi Air dan Penurunan Beban Pencemaran Air; Pengurangan dan Pemanfaatan Limbah B3; serta Pengelolaan Sampah.

Selain itu, PLTA Inalum meraih tiga predikat Silver untuk kategori Efisiensi Energi, Keanekaragaman Hayati, dan Inovasi Sosial. Satu penghargaan lainnya diberikan sebagai Pemenang Booth Inovasi ENSIA 2026.

Kepala Grup Layanan Strategis Inalum, Daniel Hutauruk, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil dari komitmen perusahaan dan Insan Inalum dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam kegiatan operasional.

“Bagi kami, penghargaan ini bukan sekadar capaian, tetapi juga refleksi bahwa pengelolaan lingkungan harus menjadi bagian dari cara perusahaan menjalankan bisnis,” ujar Daniel, Selasa (22/9/2026).

Menurutnya, Inalum terus mendorong lahirnya inovasi yang mampu membuat proses operasional semakin efisien sekaligus menekan dampak terhadap lingkungan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Capaian di ENSIA 2026 tersebut mencakup sejumlah aspek penting dalam keberlanjutan operasional. Mulai dari upaya menekan emisi, mengoptimalkan penggunaan air, mengurangi beban pencemaran, hingga pengelolaan limbah B3 dan sampah.

Di sisi lain, penghargaan pada kategori Keanekaragaman Hayati dan Inovasi Sosial menunjukkan adanya perhatian terhadap aspek ekologi dan manfaat sosial di sekitar wilayah operasional. Artinya, keberlanjutan tidak hanya ditempatkan pada aspek teknis pengelolaan lingkungan, tetapi juga dikaitkan dengan masyarakat dan ekosistem.

Inalum juga meraih penghargaan sebagai Pemenang Booth Inovasi ENSIA 2026. Capaian tersebut menjadi ruang bagi perusahaan untuk menampilkan inovasi lingkungan dan sosial yang dikembangkan dalam mendukung transformasi keberlanjutan.

Daniel menegaskan bahwa inovasi yang dikembangkan PLTA Inalum diharapkan tidak berhenti sebagai pencapaian dalam sebuah ajang penghargaan.

“Kami ingin memastikan bahwa inovasi yang lahir dari operasional PLTA tidak hanya menyelesaikan persoalan hari ini, tetapi juga menjadi fondasi bagi perbaikan berkelanjutan di masa depan,” katanya.

ENSIA merupakan ajang penghargaan nasional yang diselenggarakan PT Sucofindo (Persero) untuk memberikan apresiasi terhadap pelaku usaha dan inovator atas berbagai inovasi di bidang lingkungan, sosial, dan keberlanjutan bisnis.

Bagi Inalum, delapan penghargaan tersebut menjadi bagian dari perjalanan perusahaan dalam memperkuat praktik bisnis yang bertanggung jawab. Langkah itu sekaligus diarahkan untuk mendukung pengembangan industri aluminium nasional yang semakin berdaya saing dan berkelanjutan. (Red).

Posting Komentar

0 Komentar