Header Ads Widget 728X90


 

Knalpot Brong Hiasi Pagi Ramadan, Warga Batu Bara Pertanyakan Tindakan Aparat

Kalangan para remaja, saling menunjukan akan kebisingan knalpot brongnya, di sepanjang jalan lintas provinsi, mulai dari arah Pagurawan, Medang Deras hingga jalur Acces Road Inalum, (Photo/Ilustrasi).

Batu Bara, Ucup News.com

Suasana pagi di bulan suci Ramadan yang seharusnya diwarnai ketenangan dan kekhusyukan ibadah, berbeda dengan kalangan para remaja, mereka saling menunjukan akan kebisingan knalpot brongnya, di sepanjang jalan lintas provinsi, mulai dari arah Pagurawan, Medang Deras hingga jalur Acces Road Inalum, Kamis (19/2/2026).

Aksi tersebut terjadi selepas sholat subuh hingga menjelang pagi hari, saat masyarakat keluar dari masjid dan akan melakukan aktifitas sehari - hari, suara bising yang memekakkan telinga membuat warga resah, terutama kalangan orang tua dan lansia.

Sejumlah warga mempertanyakan langkah tegas aparat terhadap fenomena yang kerap berulang setiap Ramadan.

Tokoh masyarakat Medang Deras, Yus (50), menyayangkan kondisi tersebut, ia menilai aksi konvoi knalpot brong tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

“Ramadan ini bulan yang penuh berkah, 
harusnya diisi dengan kegiatan positif, bukan aksi dan pamer suara knalpot, kami minta aparat bertindak tegas sebelum terjadi hal - hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Senada, tokoh pemuda, Rahmat, meminta peran aktif orang tua dalam mengawasi anak - anaknya, terutama pada malam hingga pagi hari selama Ramadan.

“Jangan sampai pembiaran ini terus terjadi, selain meresahkan, ini juga mencoreng suasana Ramadan, orang tua harus peduli, dan aparat perlu meningkatkan patroli rutin di titik - titik rawan,” katanya.

Warga berharap pihak kepolisian segera melakukan penertiban dan penindakan terhadap kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis. 

Selain demi kenyamanan ibadah, langkah tersebut juga dinilai penting untuk menjaga ketertiban dan keselamatan lalu lintas di wilayah Kabupaten Batu Bara.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menunggu respons dan tindakan konkret dari aparat terkait guna memastikan suasana Ramadan tetap kondusif dan penuh ketenangan. (Red).

Posting Komentar

0 Komentar