Header Ads Widget 728X90


Green Aluminium Andalkan Energi Air, Inalum Bidik Pasar Aluminium Hijau Global

Inalum luncurkan Sertifikasi Low Carbon Aluminium untuk memperkuat daya saing dan memperluas akses pasar internasional.

Medan, UcupNews.com

PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) memperkuat langkah strategisnya di pasar aluminium global melalui peluncuran Sertifikasi Low Carbon Aluminium atau Green Aluminium kepada pelanggan dalam rangkaian Fastmarkets International Aluminium Conference 2026, Jumat (9/10/2026). 

Inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan nilai tambah produk aluminium nasional sekaligus memperluas akses pasar internasional di tengah meningkatnya kebutuhan industri terhadap produk rendah karbon.

Direktur Pengembangan Usaha dan Komersial Inalum, Arif Haendra, mengatakan bahwa Fastmarkets International Aluminium Conference merupakan salah satu forum tahunan penting bagi industri aluminium dunia. 

Memasuki penyelenggaraan ke - 40 pada 2026, konferensi itu mempertemukan lebih dari 500 pelaku industri dan pengambil keputusan untuk membahas perkembangan pasar, dinamika harga dan pasokan, perdagangan global, serta keberlanjutan industri aluminium.

Peluncuran sertifikasi tersebut mempertegas keunggulan Inalum sebagai produsen aluminium primer di Indonesia yang mengandalkan energi listrik berbasis tenaga air (hydropower) dalam proses peleburannya. 

Pemanfaatan energi terbarukan menjadi salah satu keunggulan strategis perusahaan dalam mendukung produksi aluminium dengan jejak karbon yang lebih rendah, sejalan dengan transformasi industri global menuju praktik bisnis yang semakin berkelanjutan.

Seiring meningkatnya perhatian pasar internasional terhadap emisi karbon dan transparansi rantai pasok, produk aluminium rendah karbon memiliki peluang yang semakin besar untuk memenuhi kebutuhan industri global. 

Melalui Sertifikasi Green Aluminium, Inalum berupaya menerjemahkan keunggulan proses produksi berbasis energi terbarukan menjadi nilai tambah komersial yang mampu memperkuat posisi tawar aluminium Indonesia di pasar internasional.

“Pasar global semakin memberikan perhatian terhadap produk aluminium dengan jejak karbon yang lebih rendah. Inalum memiliki keunggulan karena proses produksi aluminium kami ditopang oleh energi berbasis tenaga air (renewable energy), keunggulan ini ingin kami terjemahkan menjadi posisi tawar yang lebih kuat, sehingga produk aluminium Indonesia semakin kompetitif dan memiliki akses yang lebih luas di pasar internasional,” ujar Arif Haendra.

Lebih dari sekadar pengenalan produk, peluncuran sertifikasi ini merupakan bagian dari strategi Inalum untuk memperkuat daya saing, meningkatkan nilai tambah, dan membuka peluang kerja sama dengan pelanggan global yang semakin memperhatikan aspek keberlanjutan. 

Kehadiran sertifikasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengakuan pasar terhadap keunggulan aluminium INALUM sekaligus mendukung perluasan jangkauan pemasaran produk di berbagai pasar internasional.

Melalui optimalisasi keunggulan energi berbasis tenaga air dan penguatan strategi komersial, Inalum terus berupaya meningkatkan daya saing industri aluminium nasional di tengah dinamika pasar global. 

Langkah ini sekaligus menjadi wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan industri yang lebih rendah karbon serta memperkuat posisi aluminium Indonesia dalam rantai pasok global yang semakin berorientasi pada keberlanjutan. (Suf).

Posting Komentar

0 Komentar