Tarutung, Ucup News.com
Isu pemulihan lingkungan dan dampak bencana banjir menjadi sorotan dalam Gerakan Penanaman Pohon Nasional yang digelar di Komplek Perkampungan Pemuda HKBP Jetun Silangit, Tarutung, Minggu (11/1/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., dan Wakil Bupati Syafrizal, S.E., M.AP., bersama pejabat pemerintah pusat dan daerah.
Gerakan yang diinisiasi Gerakan Kristiani Indonesia Raya (Gekira) itu merupakan bagian dari program penanaman satu juta bibit pohon sekaligus penyaluran bantuan sosial untuk wilayah terdampak bencana.
Aksi tersebut menjadi simbol sinergi pemerintah dan masyarakat dalam merawat bumi serta memperkuat ketahanan ekosistem nasional.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan dialog kebangsaan bertajuk “Merawat Bumi, Menguatkan Solidaritas, Menjaga Masa Depan Bangsa” yang menghadirkan Wakil Menteri Pertanian, Wakil Menteri Lingkungan Hidup, dan Wakil Menteri Kehutanan.
Pemerintah pusat menyampaikan rencana rehabilitasi kawasan hutan seluas 12,7 hektare melalui sistem tumpang sari, menggabungkan tanaman kehutanan dan tanaman produktif bernilai ekonomi.
Dalam forum tersebut, Bupati Batu Bara memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan kondisi pertanian di daerahnya yang terdampak banjir, Ia mengungkapkan sekitar 1.500 hektare lahan sawah terendam dan 500 hektare tanaman hortikultura cabai mengalami kerusakan.
Pemerintah Kabupaten Batu Bara berharap dukungan pemerintah pusat melalui bantuan bibit padi dan hortikultura agar petani segera kembali berproduksi.
Wakil Menteri Pertanian menegaskan pemerintah berkomitmen mempercepat rehabilitasi lahan sawah rusak dan menyalurkan bantuan sarana produksi kepada petani terdampak sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan nasional.
Sementara itu, Utusan Khusus Presiden RI Bidang Energi dan Iklim sekaligus Ketua Dewan Pembina Gekira Hashim S. Djojohadikusumo menekankan bahwa peningkatan frekuensi bencana akibat perubahan iklim menuntut langkah berkelanjutan. Reboisasi dengan pola tumpang sari dinilai mampu memulihkan ekosistem sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution, jajaran pengurus Gekira, para kepala daerah se - Sumatera Utara, Forkopimda, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Batu Bara. (Ikhw@n).












0 Komentar