![]() |
| Bus pariwisata yang disiapkan untuk mengangkut para turis ke sejumlah destinasi wisata di Sumatera Utara dilaporkan sempat terhenti, akibat janji yang tidak terealisasi, Koordinasi di pertanyakan. |
Batu Bara, Ucup News.com
Kunjungan kapal pesiar yang membawa wisatawan mancanegara ke Pelabuhan Kuala Tanjung sempat diwarnai kendala transportasi (Mandek), Bus pariwisata yang disiapkan untuk mengangkut para turis ke sejumlah destinasi wisata di Sumatera Utara dilaporkan sempat terhenti, akibat janji yang tidak terealisasi, Koordinasi di pertanyakan.
Yusri Bajang, salah seorang pengemudi mini bus lokal, menyampaikan bahwa sebelumnya dijanjikan oleh oknum pihak Pelindo penyediaan sekitar 52 unit kendaraan untuk melayani wisatawan kapal pesiar menuju Medan, Danau Toba, Siantar, dan Batu Bara, akan tetapi pihak terkait telah menyediakan sebanyak 27 Bus Pariwisata.
“Janji tersebut tidak ditepati, kami minta kepastian agar tidak merugikan pihak sopir dan pengusaha lokal,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, General Manager Pelindo Regional 1 Kuala Tanjung, Indri Gunawan, menegaskan bahwa urusan transportasi wisatawan bukan menjadi tanggung jawab Pelindo.
“Transportasi ini langsung diatur oleh pihak kapal, tidak ada kaitannya dengan Pelindo,” tegasnya.
Sementara pimpinan perusahaan bus pariwisata menyebut kedatangan
kapal pesiar di Kuala Tanjung merupakan kali kedua, dikarenakan faktor keamanan pelabuhan, namun ia mengakui adanya ketidaksesuaian data jumlah wisatawan yang turun dari kapal sehingga mempengaruhi kesiapan armada yang telah disiapkan.
Pihak bus berharap ke depan ada koordinasi yang lebih jelas agar pelayanan wisata kapal pesiar berjalan lancar dan memberi manfaat bagi daerah. (Red).












0 Komentar