Header Ads Widget 728X90


 

Tetap Produktif Saat Ramadan, Pekerja Inalum Bertahan di Tengah Panas Ekstrem Smelter

Pekerja PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) tetap menjaga kinerja produksi di tengah tantangan suhu ekstrem area smelter selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Batu Bara, Ucup News.com

Pekerja PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) tetap menjaga kinerja produksi di tengah tantangan suhu ekstrem area smelter selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Di fasilitas peleburan aluminium yang beroperasi dengan temperatur tinggi, para pekerja dituntut tetap fokus dan disiplin, meski harus menjalankan ibadah puasa. Kondisi tersebut menjadi ujian tersendiri bagi ketahanan fisik maupun mental.

Pihak Humas Inalum menyebutkan, operasional perusahaan tetap berjalan normal dengan dukungan penuh dari para pekerja yang menunjukkan komitmen tinggi terhadap tanggung jawabnya.

“Ketangguhan dan profesionalisme para pekerja menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas produksi aluminium nasional,” ujar perwakilan Humas, Jum'at (6/3/2026).

Produksi aluminium di Inalum diketahui berlangsung secara berkelanjutan, sehingga membutuhkan konsistensi kerja serta kepatuhan terhadap standar operasional yang ketat.

Dalam situasi tersebut, penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) tetap menjadi prioritas utama, perusahaan memastikan seluruh pekerja mematuhi prosedur keselamatan guna menjaga keamanan dan meminimalkan risiko di lingkungan kerja bersuhu tinggi.

Selain faktor teknis, kekuatan kebersamaan juga menjadi modal utama, budaya kerja yang saling mendukung antarpekerja dinilai mampu menjaga semangat dan daya tahan selama menjalani aktivitas di bulan Ramadan.

Kontribusi para pekerja di lini operasional dinilai krusial dalam menjaga keberlanjutan industri aluminium nasional, yang menjadi bagian dari sektor strategis Indonesia.

Momentum Ramadan sekaligus menjadi refleksi bahwa nilai - nilai ibadah dapat berjalan beriringan dengan profesionalisme kerja, memperkuat dedikasi insan industri dalam mendukung pembangunan nasional. (Suf).

Posting Komentar

0 Komentar