Header Ads Widget 728X90


Inalum Kobarkan Semangat Kebangkitan Bangsa

PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 dengan menggelar upacara di Lapangan Smelter Kuala Tanjung dan IPP Paritohan.

Batu Bara, Ucup News.com

Di tengah derasnya arus perubahan global dan tantangan yang kian kompleks, semangat kebangkitan nasional kembali digaungkan dari kawasan industri strategis Indonesia. PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 dengan menggelar upacara di Lapangan Smelter Kuala Tanjung dan IPP Paritohan.

Bukan sekadar seremoni tahunan, peringatan Harkitnas kali ini menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen terhadap persatuan, penguatan karakter bangsa, serta kesiapan menghadapi masa depan yang penuh persaingan.

Mengusung tema "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara", Inalum mengajak seluruh elemen bangsa untuk tidak lengah dalam mempersiapkan generasi penerus. Sebab, di tangan merekalah arah perjalanan Indonesia ke depan akan ditentukan.

Dalam suasana khidmat, peserta upacara diajak merenungkan kembali perjuangan para pendiri bangsa yang telah membangkitkan kesadaran nasional sebagai modal utama merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Semangat itu dinilai tetap relevan untuk menjawab tantangan zaman yang kini menuntut inovasi, kolaborasi, dan integritas.

Sebagai perusahaan strategis nasional, Inalum menegaskan bahwa kontribusi terhadap bangsa tidak hanya diwujudkan melalui produksi dan pertumbuhan bisnis semata. Lebih dari itu, perusahaan berkomitmen menghadirkan manfaat berkelanjutan melalui penguatan industri nasional, pengembangan sumber daya manusia, dan dukungan terhadap pembangunan yang inklusif.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 juga menjadi pengingat bahwa kemajuan Indonesia membutuhkan keterlibatan semua pihak. Dunia industri, pemerintah, dan masyarakat harus berjalan seiring untuk menjaga kedaulatan bangsa sekaligus memperkuat daya saing nasional.

Dari Kuala Tanjung hingga Paritohan, semangat kebangkitan itu kembali disuarakan. Sebuah pesan sederhana namun bermakna besar: Indonesia yang kuat tidak lahir dari kerja sendiri-sendiri, melainkan dari persatuan, karya nyata, dan tekad bersama membangun masa depan yang lebih baik. (Suf).

Posting Komentar

0 Komentar