Header Ads Widget 728X90


 

Sengketa Wilayah Tangkap Picu Konflik Nelayan di Perairan Batu Bara

Sengketa wilayah tangkap kembali memicu konflik antar nelayan di perairan Pantai Timur Sumatera Utara, kali ini, ketegangan terjadi di Perairan Tambun Tulang, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, melibatkan nelayan Bubu Nago setempat dengan nelayan pencari kerang asal Kota Tanjung Balai.

Batu Bara, Ucup News.com

Sengketa wilayah tangkap kembali memicu konflik antar nelayan di perairan Pantai Timur Sumatera Utara, kali ini, ketegangan terjadi di Perairan Tambun Tulang, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, melibatkan nelayan Bubu Nago setempat dengan nelayan pencari kerang asal Kota Tanjung Balai, Kamis (22/1/2026).

Insiden bermula saat nelayan tonjok kerang dari Tanjung Balai memasuki wilayah perairan Batu Bara untuk melakukan aktivitas pencarian kerang, Nelayan Bubu Nago yang tengah menarik jaring mendapati alat tangkap mereka rusak dan koyak, yang diduga akibat aktivitas penangkapan kerang menggunakan alat tonjok. Kondisi tersebut memicu ketegangan dan potensi bentrokan antar kelompok nelayan.

Aparat kepolisian bergerak cepat merespons laporan masyarakat, Kanit Markas Airud Batu Bara Ipda H.P. Kaban, S.H., M.H., bersama personel Polairud turun langsung ke lokasi dan melakukan mediasi guna meredam konflik agar tidak meluas.

Melalui proses mediasi, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara damai, nelayan Bubu Nago meminta agar nelayan tonjok kerang Tanjung Balai untuk sementara waktu tidak melakukan aktivitas pencarian kerang di wilayah tersebut. 

Kesepakatan juga mencakup komitmen ganti rugi di tempat apabila di kemudian hari terjadi kerusakan alat tangkap akibat aktivitas nelayan tonjok kerang.

Kapolsek Labuhan Ruku Kompol Cecep Suhendra menegaskan bahwa konflik antar nelayan berpotensi berulang apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat oleh pihak terkait.

“Mediasi menjadi langkah penting untuk mencegah konflik berkepanjangan di laut, Saat ini situasi sudah kondusif dan aktivitas nelayan lokal berjalan normal,” ujarnya.

Kepolisian merekomendasikan peningkatan peran Bhabinkamtibmas melalui sambang rutin dan edukasi kamtibmas kepada para nelayan, langkah ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta keberlanjutan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir di wilayah Batu Bara. (Ikhw@n).

Posting Komentar

0 Komentar