Majene, Ucup News.com
Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se - Sulawesi Barat menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dan dialog publik yang menjadi ajang konsolidasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk memperkuat peran gerakan mahasiswa dalam mengawal kebijakan pemerintah dan penegakan hukum yang berkeadilan, di Aula Kantor Bupati Majene, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Pemerintah Kabupaten Majene, unsur TNI - Polri, yakni Dandim 1401 Majene dan Kapolres Majene, serta jajaran pengurus BEM dari berbagai kampus di wilayah Sulawesi Barat.
Sebanyak 15 perguruan tinggi dari berbagai kabupaten di Sulawesi Barat tercatat mengikuti kegiatan tersebut di bawah koordinasi Koordinator Pusat BEM se - Sulawesi Barat, Muh. Iqsam.
Dalam dialog publik yang digelar bersamaan dengan Rakorda tersebut, mengangkat tema “Rekonstruksi Gerakan BEM se. - Sulawesi Barat : Konsolidasi, Sinergi, dan Reintegrasi Mahasiswa dalam Mengawal Kebijakan dan Penegakan Hukum Berkeadilan di Bumi Malaqbi.”
Koordinator Pusat BEM se - Sulawesi Barat, Muh. Iqsam, mengatakan kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk memperkuat persatuan dan peran mereka sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
“Mahasiswa harus tetap menjadi pengingat bagi pemerintah dan para pemangku kebijakan agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar berpihak kepada masyarakat,” kata Iqsam.
Ia menambahkan, konsolidasi mahasiswa sangat penting untuk mendorong pembangunan daerah yang adil serta memastikan kebijakan publik berjalan secara transparan dan berpihak kepada kepentingan rakyat.
Forum dialog publik tersebut juga menjadi ruang diskusi antara mahasiswa, akademisi, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan untuk bertukar gagasan mengenai arah pembangunan di Sulawesi Barat.
Selain membahas isu kebijakan dan penegakan hukum, Rakorda juga membicarakan agenda organisasi, termasuk penentuan tuan rumah pelaksanaan pemilihan Koordinator Pusat BEM se - Sulawesi Barat periode berikutnya.
Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial mahasiswa kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Iqsam turut menyoroti pentingnya sektor pendidikan sebagai fondasi utama kemajuan daerah, ia berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap dunia pendidikan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Barat.
Melalui Rakorda dan dialog publik tersebut, BEM se - Sulawesi Barat berharap dapat memperkuat kolaborasi antar mahasiswa di berbagai daerah serta melahirkan langkah konkret dalam mengawal kebijakan publik, mendorong penegakan hukum yang berkeadilan, dan memastikan pembangunan daerah berjalan berpihak kepada kepentingan masyarakat. (Red).














0 Komentar