Header Ads Widget 728X90


Copot Kadis Perkim LH Batu Bara, GEMAPI Desak Pemkab Tindak PT SAS

Gerakan Mahasiswa Pemuda Indonesia (GEMAPI) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Kabupaten Batu Bara, dalam aksi tersebut, massa mendesak Pemerintah Kabupaten Batu Bara segera mencopot Kepala Dinas Perkim LH yang dinilai gagal menjalankan fungsi pengawasan terhadap operasional PT SAS.

Batu Bara, Ucup News.com

Gerakan Mahasiswa Pemuda Indonesia (GEMAPI) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Kabupaten Batu Bara, dalam aksi tersebut, massa mendesak Pemerintah Kabupaten Batu Bara segera mencopot Kepala Dinas Perkim LH yang dinilai gagal menjalankan fungsi pengawasan terhadap operasional PT SAS, Rabu (13/5/2026).

Aksi mahasiswa tersebut dipicu dugaan berbagai persoalan yang berkaitan dengan aktivitas perusahaan, mulai dari isu lingkungan, transparansi perizinan, hingga lemahnya pengawasan pemerintah daerah terhadap keresahan masyarakat yang selama ini berkembang.

Koordinator aksi, Jailani, menilai pemerintah daerah terkesan tidak serius menangani persoalan yang disampaikan masyarakat, kekecewaan massa semakin bertambah setelah Bupati Batu Bara tidak hadir menemui langsung para demonstran untuk mendengar aspirasi yang disampaikan.

“Kami datang membawa suara rakyat dan meminta pemerintah bertindak tegas, namun sangat disayangkan Bupati tidak hadir menemui massa aksi untuk mendengar langsung keluhan masyarakat terkait PT SAS,” ujar Jailani dalam orasinya.

Menurutnya, lemahnya pengawasan dari Dinas Perkim LH Kabupaten Batu Bara diduga menjadi salah satu penyebab berbagai persoalan yang terus berkembang di tengah masyarakat, karena itu, massa aksi mendesak agar kepala dinas segera dievaluasi bahkan dicopot dari jabatannya.

Selain menuntut pencopotan Kadis Perkim LH, GEMAPI juga meminta Bupati Batu Bara segera meninjau langsung operasional PT SAS serta menghentikan seluruh aktivitas perusahaan yang dianggap tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang - undangan yang berlaku.

Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan berjalan tertib, massa menegaskan akan melanjutkan aksi ke tingkat Provinsi Sumatera Utara hingga Polda Sumut apabila tuntutan mereka tidak mendapat respons serius dari Pemerintah Kabupaten Batu Bara. (Red).

Posting Komentar

0 Komentar