Batu Bara, Ucup News.com
Kepedulian terhadap masa depan anak - anak panti asuhan kembali ditunjukkan jajaran TNI melalui program Karya Bakti rehabilitasi Yayasan Panti Asuhan ATH Thohiriyah di Desa Nanasiam, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara.
Kegiatan tersebut berlangsung sejak 6 April 2026 dan berhasil menuntaskan berbagai pembangunan dan perbaikan fasilitas panti asuhan hingga mencapai 100 persen.
Dandim 0208/Asahan, Letkol Inf. Edy S, menegaskan bahwa rehabilitasi panti asuhan bukan sekadar rutinitas ataupun kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian sosial dan tanggung jawab bersama dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa.
Menurutnya, anak - anak yang tinggal di panti asuhan memiliki hak yang sama dengan anak - anak lainnya untuk memperoleh pendidikan yang layak, lingkungan yang nyaman, serta kesempatan meraih cita - cita setinggi mungkin.
“Anak - anak panti asuhan memiliki mimpi dan cita - cita yang sama, mereka berhak tumbuh, belajar, dan berkembang dalam lingkungan yang aman dan nyaman agar mampu meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Letkol Inf. Edy S saat penyerahan hasil rehabilitasi panti asuhan, Sabtu. (30/5/2026).
Dalam program Karya Bakti tersebut, sejumlah sasaran fisik berhasil diselesaikan, meliputi pembangunan kamar mandi dan MCK, perbaikan plafon ruangan dalam maupun luar bangunan panti asuhan, serta berbagai pekerjaan penunjang lainnya.
Selain itu, personel TNI bersama masyarakat juga melakukan pengecatan bangunan, pembuatan akses jalan menuju kamar mandi, pelesteran dinding aula, pemasangan paving block, pemasangan keramik dapur, hingga rehabilitasi jalan menuju mushola.
Dandim mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi selama pelaksanaan kegiatan, menurutnya, keberhasilan rehabilitasi tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai elemen masyarakat yang turut bergotong royong demi mewujudkan lingkungan yang lebih baik bagi anak - anak panti.
“Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa budaya gotong royong masih hidup dan menjadi kekuatan dalam membantu sesama,” katanya.
Ia berharap fasilitas yang telah diperbaiki dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung aktivitas belajar, beribadah, serta pembinaan karakter para santri.
Sementara itu, Pimpinan Yayasan Panti Asuhan ATH Thohiriyah, Muhammad Hafis, S.Sos., S.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada jajaran TNI yang telah membantu proses renovasi sejak awal hingga selesai.
Hafis menjelaskan, yayasan yang berdiri pada tahun 2011 tersebut saat ini menampung 27 santri, terdiri dari 24 putra dan 3 putri yang berasal dari berbagai daerah, termasuk Sibolga dan Aceh.
Menurutnya, selain menyediakan tempat tinggal, yayasan juga berfokus pada pendidikan agama dan pendidikan umum guna membentuk generasi yang berakhlak, mandiri, dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami sangat bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan TNI, renovasi ini memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi anak - anak dalam menjalani aktivitas sehari - hari,” ungkap Hafis.
Ia menambahkan, yayasan masih memiliki beberapa kebutuhan penting, di antaranya kendaraan operasional untuk mengantar santri ke sekolah dan sarana olahraga yang lebih memadai guna menunjang kesehatan serta pengembangan bakat anak - anak.
Menutup sambutannya, Hafis berharap kepedulian yang ditunjukkan TNI dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk ikut berpartisipasi membantu anak - anak panti asuhan.
“Semoga semua bantuan dan kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya bagi sesama,” tutupnya. (Red).














0 Komentar