Batu Bara, Ucup News.com
Kegeraman warga terhadap dugaan aktivitas penyalahgunaan narkoba akhirnya memuncak, sebuah gubuk di Dusun IX Desa Laut Tador, Kecamatan Laut Tador, Kabupaten Batu Bara, dibakar warga diduga kerap dijadikan tempat mengonsumsi sabu oleh orang - orang tak dikenal, Polisi temukan jejak aktivitas narkoba dilokasi tersebut.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis tanggal 28 Mei 2026 sekitar pukul 20.30 Wib di area perladangan milik seorang warga bernama Cun Lay, aksi warga tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.
Merespons laporan masyarakat, personel Polsek Air Putih Polres Batu Bara bergerak cepat mendatangi lokasi, pengecekan dilakukan atas arahan Kapolsek Air Putih AKP Rahmad R. Hutagaol, S.H., M.H., yang diwakili Kanit Reskrim Ipda Efan Hutabarat, S.H., M.H., bersama sejumlah personel.
Kepala Dusun IX Desa Laut Tador, Ilham, menjelaskan bahwa warga sudah lama merasa resah dengan keberadaan gubuk tersebut, lokasi itu diduga sering digunakan sebagai tempat berkumpul dan mengonsumsi narkotika jenis sabu.
"Karena masyarakat sudah sangat resah, warga kemudian membakar gubuk tersebut dan melaporkannya kepada pihak kepolisian," ungkapnya.
Saat melakukan pemeriksaan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkotika, di antaranya satu unit timbangan elektrik, tiga buah mancis, empat buah pipet, serta satu bungkus plastik klip transparan.
Temuan tersebut langsung diamankan sebagai bahan penyelidikan lebih lanjut, Polisi juga melakukan pendataan saksi - saksi dan dokumentasi di lokasi guna mengungkap siapa saja yang diduga terlibat dalam aktivitas tersebut.
Selain itu, petugas memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum, warga diminta segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan narkoba.
Kapolsek Air Putih melalui Kanit Reskrim Ipda Efan Hutabarat, S.H., M.H menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus mendalami kasus tersebut, dugaan penyalahgunaan narkotika di lokasi itu kini menjadi fokus penyelidikan guna mengungkap pelaku maupun jaringan yang mungkin terlibat.
Kasus tersebut kembali menjadi pengingat bahwa peredaran narkoba masih menjadi ancaman serius di tengah masyarakat, karena itu, sinergi antara warga dan aparat penegak hukum dinilai menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Batu Bara. (Ikhw@n).














0 Komentar