![]() |
| Aktivis Mahasiswa Medang Deras, Mhd Rizki Akbar |
Batu Bara, Ucup News.com
Kabar rencana perbaikan jalan provinsi di Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, disambut positif oleh kalangan mahasiswa, namun, dukungan tersebut dibarengi dengan peringatan agar pemerintah tidak sekadar melempar janji tanpa realisasi.
Aktivis mahasiswa Medang Deras, Mhd Rizki Akbar, menegaskan masyarakat sudah terlalu lama menunggu perbaikan infrastruktur yang selama ini menjadi keluhan utama warga.
"Mahasiswa Medang Deras menyambut baik kabar rencana perbaikan jalan provinsi, tapi kami titip pesan, semoga tidak hanya omon - omon dan janji politik, masyarakat sudah terlalu lama menanti bukti nyata," tegas Rizki, Kamis (25/6/2026).
Menurutnya, kondisi ruas jalan provinsi yang melintasi Medang Deras sudah bertahun - tahun mengalami kerusakan, aspal berlubang, bergelombang, serta genangan air saat hujan kerap membahayakan pengguna jalan, ditambah lagi minimnya penerangan jalan umum di sejumlah titik yang meningkatkan risiko kecelakaan.
Kerusakan jalan tersebut juga berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, mobilitas warga, pelajar, hingga pekerja menjadi terganggu, bahkan kemacetan sering terjadi akibat pengendara berusaha menghindari lubang dan genangan air.
"Kami bukan minta muluk - muluk, kami cuma minta jalan yang layak, jalan provinsi itu urat nadi warga Medang Deras," ujarnya.
Rizki menegaskan mahasiswa bersama masyarakat siap mengawal proses perbaikan hingga tuntas, pengawasan, kata dia, akan dilakukan sejak tahap perencanaan, survei lapangan, hingga proses pengerjaan di lapangan.
"Kalau memang serius, tunjukkan jadwalnya, anggarannya, dan kapan alat berat masuk, jangan cuma wacana pas musim reses atau menjelang pemilu," katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa apabila perbaikan jalan kembali hanya menjadi janji tanpa tindakan nyata, maka aksi massa menjadi opsi yang akan ditempuh.
"Jangan tunggu kami turun aksi baru bergerak cepat, buktikan sekarang kalau pemerintah serius untuk Batu Bara, cukup sudah warga Medang Deras jadi korban janji," lanjutnya.
Masyarakat berharap rencana tersebut benar - benar diwujudkan tahun ini, warga menginginkan bukti nyata berupa pengerjaan di lapangan, bukan sekadar janji yang berulang setiap tahun.
"Kalau tahun ini benar - benar diperbaiki, kami ucapkan terima kasih, kalau tidak, kami pastikan suara Medang Deras akan lebih keras lagi," tutup Rizki. (Red).














0 Komentar