Header Ads Widget 728X90


Cegah Stunting dari Dapur, Puskesmas Kedai Sianam Ajarkan Olahan PMT Berbahan Lokal

UPT Puskesmas Kedai Sianam menggelar Pembekalan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbahan Pangan Lokal bagi ibu hamil dan balita yang berisiko mengalami masalah gizi.

Batu Bara, Ucup News.com

Pencegahan stunting tidak hanya dimulai dari pelayanan kesehatan, tetapi juga dari dapur setiap rumah tangga, berangkat dari semangat tersebut, UPT Puskesmas Kedai Sianam menggelar Pembekalan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbahan Pangan Lokal bagi ibu hamil dan balita yang berisiko mengalami masalah gizi, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan tersebut menyasar ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK), ibu hamil berisiko KEK, serta balita yang mengalami gangguan gizi, melalui pembekalan tersebut, peserta diberikan edukasi sekaligus praktik mengolah bahan pangan lokal menjadi menu PMT yang sehat, bergizi, dan mudah diterapkan di lingkungan keluarga.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif dengan melibatkan berbagai unsur, hadir dalam kesempatan itu Camat Kedai Sianam, Kepala UPT Puskesmas Kedai Sianam, Ketua TP PKK desa dan kelurahan, serta para kader Posyandu yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pendampingan kesehatan masyarakat.

Pembekalan itu bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan bahan pangan lokal sebagai sumber gizi keluarga, selain lebih mudah diperoleh dan ekonomis, pangan lokal juga memiliki kandungan nutrisi yang mampu mendukung pertumbuhan balita serta menjaga kesehatan ibu selama masa kehamilan.

Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Batu Bara menegaskan bahwa upaya menurunkan angka stunting memerlukan kolaborasi seluruh pihak. 

Sinergi pemerintah, tenaga kesehatan, TP PKK, kader Posyandu, hingga masyarakat menjadi kunci keberhasilan program perbaikan gizi.

Melalui pembekalan PMT berbahan pangan lokal ini, diharapkan para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di rumah masing - masing. 

Langkah sederhana dengan memanfaatkan potensi pangan di sekitar diyakini mampu memberikan dampak besar dalam meningkatkan kualitas gizi ibu dan anak, sekaligus mempercepat terwujudnya generasi Batu Bara yang sehat, cerdas, dan bebas stunting. (Red).

Posting Komentar

0 Komentar