Header Ads Widget 728X90


PMT Pangan Lokal di Petatal, Cara Sederhana Dinkes Batu Bara Perangi KEK dan Stunting

Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Batu Bara terus memperkuat upaya pencegahan kekurangan gizi melalui pemanfaatan pangan lokal.

Batu Bara, Ucup News.com 

Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Batu Bara terus memperkuat upaya pencegahan kekurangan gizi melalui pemanfaatan pangan lokal, kali ini, UPT Puskesmas Petatal menggelar Pembekalan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal bagi ibu hamil berisiko Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan balita yang mengalami masalah gizi, Senin (6/7/2026).

Kegiatan tersebut dirancang tidak hanya sebagai pemberian makanan tambahan, tetapi juga menjadi sarana edukasi agar keluarga mampu memenuhi kebutuhan gizi secara mandiri dengan memanfaatkan bahan pangan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.

Dalam pembekalan, petugas gizi memberikan materi mengenai pentingnya asupan gizi seimbang bagi ibu hamil dan balita. Peserta juga diajak mempraktikkan langsung cara mengolah bahan pangan lokal seperti singkong, ikan, telur kampung, serta bahan bergizi lainnya menjadi menu PMT yang sehat, aman, dan sesuai kebutuhan gizi sasaran.

Melalui praktik tersebut, diharapkan para peserta memiliki keterampilan mengolah makanan bergizi di rumah sehingga pemberian PMT tidak berhenti saat kegiatan berlangsung, tetapi menjadi kebiasaan yang terus diterapkan dalam kehidupan sehari - hari.

Program tersebut merupakan bagian dari komitmen Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Batu Bara dalam menekan angka KEK pada ibu hamil, mengatasi masalah gizi balita, sekaligus mempercepat upaya pencegahan stunting di daerah.

Sebagai tindak lanjut, petugas gizi Puskesmas Petatal akan melakukan pemantauan berkala terhadap perkembangan status gizi peserta. Pendampingan tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan program berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi kesehatan ibu dan anak.

Pemanfaatan pangan lokal dinilai menjadi solusi yang tepat karena selain bernilai gizi tinggi, bahan - bahannya mudah diperoleh dan terjangkau oleh masyarakat, dengan pendekatan, Puskesmas Petatal berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi keluarga terus meningkat, sehingga mampu melahirkan generasi Batu Bara yang lebih sehat, kuat, dan bebas stunting. (Red).

Posting Komentar

0 Komentar