![]() |
| SMSI Kabupaten Batu Bara menjalin sinergi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu Bara melalui audiensi. |
Batu Bara, Ucup News.com
Komitmen mengawal transparansi dan kemajuan desa terus diperkuat, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Batu Bara menjalin sinergi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu Bara melalui audiensi yang berlangsung di Aula Kejari Batu Bara, Selasa (14/7/2026).
Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut atas memorandum kerja sama antara SMSI Pusat dengan Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI dalam mendukung optimalisasi Program Jaga Desa di seluruh Indonesia.
Rombongan SMSI Batu Bara dipimpin Penasihat H. Agus Hasibuan, didampingi Ketua Harian Hari Gusti Kurniawan Sinaga, Sekretaris Mazlan (Jos), Bendahara Welas Asri, serta Wakil Ketua Khairil Aswat.
Kehadiran mereka disambut langsung Kepala Kejaksaan Negeri Batu Bara, Sjahril Jasman, S.H., M.H., didampingi Kepala Seksi Intelijen Oppon Siregar, S.H., beserta jajaran Kejari Batu Bara.
Dalam suasana penuh keakraban, kedua belah pihak membahas langkah - langkah strategis untuk memperkuat implementasi Program Jaga Desa, peran media dinilai sangat penting dalam mendukung keterbukaan informasi, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta mempublikasikan pembangunan desa secara transparan dan akuntabel.
Tak hanya itu, pemerintah desa juga didorong membangun kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat agar setiap program pembangunan dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberi manfaat nyata bagi warga.
Audiensi tersebut juga menjadi tindak lanjut arahan SMSI Pusat mengenai pembentukan Pokja News Room Jaga Desa, sebagai implementasi kerja sama SMSI dengan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS), pokja tersebut diharapkan menjadi pusat publikasi berbagai program pembangunan desa sekaligus mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional.
Ke depan, SMSI Batu Bara bersama Kejari Batu Bara akan mematangkan konsep pelaksanaan Program Jaga Desa melalui pemetaan kondisi desa, identifikasi potensi dan permasalahan di lapangan, hingga penyusunan strategi pelaksanaan agar program berjalan maksimal.
Audiensi yang berlangsung hangat dan konstruktif tersebut menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara insan pers dan aparat penegak hukum, kolaborasi itu diharapkan mampu menghadirkan tata kelola pemerintahan desa yang semakin transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (Red).














0 Komentar