Header Ads Widget 728X90


Bupati Batu Bara : Guru Harus Punya Empati

Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., menegaskan guru harus memiliki kesabaran, empati, dan keterampilan khusus agar anak berkebutuhan khusus benar - benar mendapat perhatian dan pendampingan di ruang belajar.

Batu Bara, Ucup News.com

Pendidikan inklusif tak cukup hanya dengan teori, Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., menegaskan guru harus memiliki kesabaran, empati, dan keterampilan khusus agar anak berkebutuhan khusus benar - benar mendapat perhatian dan pendampingan di ruang belajar.

Penegasan itu disampaikan Baharuddin saat menghadiri Pelatihan Guru Inklusi Jenjang PAUD/TK Kabupaten Batu Bara Tahun 2026 di Aula C Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Rabu (23/9/2026).

Bupati meminta hasil pelatihan tidak berhenti sebagai pengetahuan di ruang diklat, menurutnya, pemahaman yang diperoleh guru harus diwujudkan dalam pola pembelajaran yang mampu menyentuh kebutuhan setiap anak.

“Harapan saya, setelah mengikuti diklat ini, guru - guru dapat benar - benar menyentuh dan memberikan perhatian kepada anak - anak yang berkebutuhan khusus,” ujar Baharuddin.

Ia menegaskan, setiap anak memiliki potensi dan karakteristik yang berbeda, karena itu, sekolah dan tenaga pendidik dituntut menciptakan lingkungan yang ramah, setara, serta bebas dari perlakuan diskriminatif.

Peran guru, kata Baharuddin, menjadi sangat penting dalam memastikan anak berkebutuhan khusus dapat mengikuti pembelajaran dengan baik, pendekatan yang tepat, kesabaran, dan perhatian menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pendidikan inklusif.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara, Yasser Abdillah, S.STP., mengatakan pelatihan tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas guru dalam memberikan layanan pendidikan yang adil dan setara.

Pelatihan diikuti 20 guru PAUD, terdiri dari 12 guru TK Negeri dan 8 guru PAUD Swasta.

Peningkatan kapasitas tersebut diharapkan membantu guru menyesuaikan proses pembelajaran dengan kebutuhan dan karakteristik masing - masing peserta didik.

Hadir, Bunda PAUD Kabupaten Batu Bara Ny. Henny Heridawaty Baharuddin, Staf Ahli TP PKK Kabupaten Batu Bara Ny. Leli Syafrizal, Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Batu Bara Ny. Lismayanti Siagian, S.Pd., Kabid PAUD, para narasumber, serta peserta pelatihan guru inklusi se-Kabupaten Batu Bara. (Ikhw@n).

Posting Komentar

0 Komentar