Header Ads Widget 728X90


Diduga Konflik Rumah Tangga, Pria 57 Tahun Tewas di Rumahnya Sendiri

Seorang pria "SY" (57) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mandi rumahnya sendiri yang telah berubah menjadi puing - puing arang.

Batu Bara, Ucup News.com

Tangisan memecah kesunyian dini hari di Dusun VI, Desa Simpang Gambus, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Sebuah rumah yang sekaligus menjadi toko sembako dilalap si jago merah, di balik kobaran api, tersimpan tragedi memilukan yang diduga berawal dari konflik rumah tangga, Kamis (2/7/2026).

Seorang pria "SY" (57) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mandi rumahnya sendiri yang telah berubah menjadi puing - puing arang, sementara sang istri, SG, dan anaknya, RSP, mengalami luka bakar dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Bidadari Batu Bara untuk mendapatkan penanganan medis.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebelum kebakaran terjadi sekitar pukul 00.45 WIB, diduga sempat terjadi pertengkaran antara korban dengan istrinya di dalam toko sembako milik keluarga.

Berdasarkan keterangan RSP kepada penyidik, ayahnya diduga berada di bawah pengaruh minuman beralkohol, dalam pertengkaran tersebut, korban disebut sempat mengancam akan membakar istrinya, kemudian diduga menyiramkan bahan bakar ke lantai dan menyalakan api menggunakan korek.

Dalam hitungan detik, kobaran api membesar dan melahap bangunan, RSP bersama istrinya berusaha menyelamatkan sang ibu yang telah mengalami luka bakar sebelum akhirnya keluar melalui pintu belakang sambil berteriak meminta pertolongan warga.

Warga sekitar berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun besarnya kobaran api membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil, tiga unit mobil pemadam kebakaran yang tiba sekitar pukul 01.00 WIB baru berhasil menjinakkan api sekitar setengah jam kemudian.

Personel Polsek Lima Puluh bersama Tim Inafis Polres Batu Bara yang dipimpin Kapolsek AKP Salomo Sagala, S.H., dan Kanit Reskrim Ipda Wira Hidayat, S.H., langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.

Di tengah bangunan yang hangus terbakar, petugas menemukan jasad "SY" di dalam kamar mandi. Jenazah kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani visum, sementara polisi memasang garis polisi dan mengamankan sejumlah barang bukti.

Selain merenggut satu nyawa, kebakaran tersebut juga meludeskan rumah, toko sembako, barang dagangan, hingga peralatan rumah tangga, nilai kerugian materiil masih dalam proses pendataan.

Hingga kini, polisi masih terus mendalami kasus tersebut dengan memeriksa saksi - saksi serta mengumpulkan alat bukti, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, dugaan awal mengarah bahwa kebakaran dipicu oleh tindakan korban sendiri. 

Meski demikian, kepolisian menegaskan penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti peristiwa tragis tersebut. (Red).

Posting Komentar

0 Komentar