Header Ads Widget 728X90


Inalum Sosialisasikan MediaMIND 2026 di USU, Ajak Jurnalis Gali Nilai untuk Kedaulatan Negeri

Kepala Departemen Manajemen Komunikasi PT Inalum, Utrich Farzah Razak Djalle menyampaikan kata sambutan pada kegiatan sosialisasi MediaMIND 2026, kompetisi karya jurnalistik yang mengusung tema “Dari Bumi untuk Kedaulatan Negeri : Menggali Nilai untuk Menguatkan Negeri”.

Medan, Ucup News.com

PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) menggelar sosialisasi MediaMIND 2026, kompetisi karya jurnalistik yang mengusung tema “Dari Bumi untuk Kedaulatan Negeri : Menggali Nilai untuk Menguatkan Negeri”.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU), Medan, Kamis (3/9/2026).

Sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan perkembangan industri aluminium nasional kepada insan pers, mahasiswa, dan kalangan akademisi. 

Melalui kegiatan tersebut, peserta diajak untuk melihat lebih dekat peran industri pertambangan dan hilirisasi dalam menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

Kepala Departemen Manajemen Komunikasi PT Inalum, Utrich Farzah Razak Djalle, mengatakan MediaMIND merupakan program yang secara rutin dilaksanakan setiap tahun.

“Tahun ini merupakan pelaksanaan MediaMIND yang kelima,” ujar Utrich.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk mendorong lahirnya karya - karya jurnalistik yang informatif serta mampu mengangkat berbagai potensi sumber daya alam Indonesia.

MediaMIND 2026 secara khusus membuka ruang bagi insan pers untuk berpartisipasi dalam kompetisi karya jurnalistik, melalui kompetisi tersebut, para jurnalis diharapkan dapat menggali berbagai cerita mengenai perjalanan sumber daya alam Indonesia hingga memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan negara.

Sementara pelaksanaan sosialisasi di lingkungan kampus turut menyasar mahasiswa dan civitas akademika. 

Tujuannya untuk memperluas pemahaman generasi muda mengenai pengelolaan sumber daya mineral, hilirisasi industri, serta kontribusinya terhadap pembangunan nasional.

Dalam kesempatan itu, Utrich juga menjelaskan komitmen Inalum dalam mengembangkan industri aluminium yang lebih berkelanjutan.

Inalum dikenal sebagai salah satu produsen aluminium yang memanfaatkan energi terbarukan dalam proses produksinya, sekitar 96 persen energi yang digunakan bersumber dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan di Sumatera Utara.

Rantai proses bisnis industri aluminium tersebut dimulai dari bauksit sebagai bahan baku, kemudian diolah menjadi alumina hingga akhirnya menjadi aluminium.

Sementara itu, Kepala Grup Layanan Strategi Inalum, Daniel J.P. Hutahuruk, memaparkan perkembangan proses bisnis serta integrasi industri aluminium yang dilakukan Inalum.

Dalam paparannya, Daniel menjelaskan sejumlah hal, mulai dari proses bisnis dan integrasi aluminium, pangsa pasar Inalum, perjalanan produksi from bauxite to aluminium, hingga upaya meningkatkan nilai tambah melalui program hilirisasi.

Menurut Daniel, Inalum telah melakukan transformasi bisnis yang sebelumnya lebih berfokus pada sektor hilir melalui kegiatan peleburan aluminium.

Kini, Inalum terus membangun ekosistem industri aluminium yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Melalui MediaMIND 2026, Inalum berharap semakin banyak karya jurnalistik yang mampu mengangkat potensi sumber daya Indonesia, proses hilirisasi, hingga nilai tambah yang dapat memperkuat perekonomian dan kedaulatan negeri. (Red).

Posting Komentar

0 Komentar