![]() |
| Edo Adika Teddy, S.H.,(Pakaian Hitam) yang berhasil menorehkan prestasi dengan meraih Juara I Kejuaraan Nasional Motoprix Sumatera Utara Tahun 2026 Kelas Sport Fairing 150cc. |
Medan, Ucup News.com
Kerja keras dan prestasi jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan mendapat apresiasi, melalui Apel Pagi, Lapas Kelas I Medan memberikan penghargaan kepada pegawai teladan dan berprestasi sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi serta kontribusi mereka.
Kegiatan tersebut, di Lapangan Apel Lapas Kelas I Medan, mengusung semangat “Lapas 1 Medan Semangat Mengabdi, Semangat Berprestasi.”
Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, menyerahkan penghargaan kepada dr. David A. Pardede sebagai Pegawai Teladan dan Berdedikasi Tinggi Periode Juli.
Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi, integritas dan keteladanan yang ditunjukkan dalam menjalankan tugas.
Apresiasi juga diberikan kepada Edo Adika Teddy, S.H., yang berhasil menorehkan prestasi dengan meraih Juara I Kejuaraan Nasional Motoprix Sumatera Utara Tahun 2026 Kelas Sport Fairing 150cc.
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi jajaran Lapas Kelas I Medan, pasalnya, penghargaan tersebut menunjukkan bahwa pegawai Pemasyarakatan tidak hanya dituntut profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi di luar kedinasan.
Fonika Affandi mengatakan, penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk apresiasi institusi terhadap pegawai yang telah bekerja dengan penuh dedikasi.
“Penghargaan ini bukan hanya selembar piagam, ini adalah bentuk terima kasih kepada saudara - saudara yang telah bekerja dengan hati, menjadi teladan dan membawa nama baik institusi,” ujar Fonika, Rabu (26/8/2026).
Menurutnya, prestasi yang diraih sejumlah pegawai harus menjadi pemicu bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kemampuan.
“Kepada seluruh pegawai, mari kita jadikan ini cambuk agar kita semua terus berprestasi dan bekerja dengan integritas,” tegasnya.
Fonika juga menekankan bahwa prestasi tidak hanya dapat diraih melalui pekerjaan kedinasan.
“Prestasi di dalam dinas menunjukkan profesionalitas kita, prestasi di luar dinas menunjukkan bahwa kita adalah manusia seutuhnya yang sehat, berprestasi dan inspiratif,” katanya.
Ia pun memberikan pesan khusus kepada pegawai yang belum mendapatkan penghargaan.
“Untuk yang belum, giliran Anda berikutnya. Pintu apresiasi di Lapas ini terbuka untuk siapa saja yang mau bekerja dengan sungguh - sungguh,” ungkapnya.
Fonika berharap budaya saling menghargai dan mendukung terus tumbuh di lingkungan Lapas Kelas I Medan.
“Lapas yang kuat adalah Lapas yang saling mendukung dan saling mengapresiasi,” tandasnya.
Pemberian penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk meningkatkan disiplin, profesionalisme dan integritas dalam memberikan pengabdian terbaik.
Kerja keras dihargai, prestasi diapresiasi, dan keteladanan menjadi inspirasi. (Red).














0 Komentar